Senin, Februari 1

Pelatihan Operator DAPODIK Sekolah di Ngawi

Alhamdulilah,... akhirnya ada juga Pelatihan  Operator untuk Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Sekolah khususnya di Ngawi. Kami dari seluruh Sekolah di Ngawi hadir untuk mengikuti Pelatihan yang di adakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ngawi dengan Bapak Agoest bertindak sebagai Operator sekaligus Narasumber.
Cukup banyak yang bisa kami dapatkan dengan adanya pelatihan ini yang dilaksanakan selama kurang lebih 5 jam, banyak persoalan - persoalan yang bisa di bahas disini dari cara upload data siswa hingga penjelasan mengubah tingkat kenaikan maupun kelulusan siswa.
Operator disini menjadi yang paling bertanggung jawab dengan data (Nomor Induk Siswa Nasional ) NISN Siswa , keluar masuk siswa, baik siswa baru maupun siswa lama. Operator yang nantinya bertanggung jawab dengan semua administrasi data pendidikan yang bisa langsung dilaporkan online langsung ke pusat di jakarta.
 Ada kelebihan pasti ada juga kekurangan  dalam hal ini inti dari masalah data siswa maupun yang lainnya adalah bersumber pada admin DAPODIK di Dinas Pendidikan setempat yang bertanggung jawab penuh dengan data seluruh kabupaten setempat. Jadi Operator sekolah hanya bisa untuk meng update data NISN siswa per tahun ajaran, ataupun melaporkan data siswa keluar masuk, data kenaikan siswa dan yang berhubungan dengan sekolah masing-masing. Mungkin memang harus begitu adanya agar kerahasiaan data pendidikan di kabupaten bisa aman dari gangguan luar baik yang di sengaja maupun tidak. Semoga dengan adanya data pokok pendidikan ini semua masalah yang selama ini ada bisa tercover dengan baik dan data siswa tidak lagi ada Double Accounting atau data yang hilang atau belum terdata, semoga kedepannya akan lebih baik lagi. Amien,....

10 komentar:

ninneta mengatakan...

Semoga bisa menghasil kan ya pelatihannya... dan kita bisa nembah sumber daya manusia yang berkualitas

marsudiyanto mengatakan...

Semoga bermanfaat untuk database sekolah Pak...

sawali tuhusetya mengatakan...

wah, program databse semacam ini sangat penting, mas damey, seiring dengan bertambahnya jumlah siswa dan berbagai perangkatnya. semoga dengan kemajuan iptek, segalanya menjadi lebih mudah dan praktis.

Andy MSE mengatakan...

saya baru kali ini dengar istilah DAPODIK..
tapi setelah baca uraian mas Dameydra, terasa bahwa itu penting dan harus lebih diperhatikan di masa mendatang...
sepakat sama pak Sawali, kemajuan iptek sekarang semoga bisa mempermudah...

Aditya's Blogsphere mengatakan...

HALO SEDULUR.........GMN KABAR NGAWI?SEHAT?AMIN.......LAMA GAK BLOGING NIH KNAPA?AYO DONG...CIPTAKAN GENERASI GURU YANG MAJU DENGAN TEHNOLOGI....AGAR MAMPU MENDIDIK SISWA2NYA DENGAN KETRAMPILAN YANG TAK KALAH DENGAN NEGARA LAIN......JARANG SEKALI AQ LIHAT ORANG MADIUN NGEBLOG.....APALAGI MAGETAN.....ADUH CAPE DEH...SMUA FACEBOOK AN GA KREATIF....AYO SEMANGAT DULUR.....KAPAN ADA WAKTU MAEN AJA KE PARANG.....

budiesastro mengatakan...

kalau komen pakai budies.info kok gak bisa masuk ya, coba pakai yang wordpress

budies mengatakan...

setidaknya saya menemui dua kasus berkaitan dengan NISN, keduanya berkaitan dengan kepindahan siswa ke jawa... sekolah tidak(mau) tahu kalau ada NISN, dinas juga demikian... setelah saya tanya mbah gugel, ternyata itu bagian dari hak siswa,...wah sayang ya...kalau bagian dapodik tidak menindaklanjuti NISN

budiesastro mengatakan...

ooo bisa pakai budies.info, berarti tadi koneksi putus...maf mas Dem...

bend mengatakan...

mantab

FIRMANSYAH D.R A.Ma.Pd.SD mengatakan...

Dapodik??? Hemmmm baik2 aja menurutku... alhmdllh saya nyambung nyantol serta bisa. sing gak iso piye kie arane gen aku iso gabung BPC.....

Posting Komentar